Assalamualaikum wr.wb
Disini saya akan menjelaskan beberapa hal mengenai RDBMS dan NoSQL
Sebelumnya, apasih RDBMS itu? RDBMS adalah singkatan dari Relational Database Management System, yang didesain sedemikian rupa untuk database yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Suatu database yang berkaitan mengacu kepada database yang menyimpan data-datanya pada sebuah tabel dan setiap data yang ada pada tabel itu maupun tabel itu sendiri memiliki keterkaitan dengan data maupun tabel lainnya.
RDBMS lebih mengacu kepada program yang mengeksekusi perintah untuk menambahkan, memperbarui, dan mencari nilai dalam data yang tersedia. Contohnya, RDBMS bisa memvisualisasi data yang telah diproses di sebuah tabel seperti spreadsheet yang akan memudahkan pengguna untuk mengakses maupun mengedit data yang telah ada.
Contoh dari software RDBMS sendiri adalah database e-commerce, yang biasanya setelah konsumen mencari sebuah barang, akan muncul barang-barang yang serupa di bagian rekomendasi aplikasi e-commerce konsumen.
Contoh lainnya adalah database administrasi rumah sakit yang terdiri dari tabel_pasien, tabel_ruanganpasien, dan biaya pembayaran. Field dari tabel_pasien adalah NIK, nama, tanggal lahir, dan tempat tinggal dengan primary_key NIK. Field dari tabel_ruangpasien adalah nomor_pasien, dan nama_pasien dengan primary_key nomor_pasien.
Untuk mengetahui biaya administrasi per pasien, operator sistem admininstrasi hanya tinggal memasukkan NIK dan nomor_pasien. Disini NIK dan nomor_pasien adalah foreign_key untuk tabel_pasien dan tabel_ruangpasien
RDBMS akan menjaga data-data yang menjadi kunci relasi, jika ada data yang salah relasinya, maka software akan menolak data tersebut.
Contoh software RDBMS adalah Oracle Database, MySQL, Microsoft SQL Server, dan IBM DB2. Beberapa program tersebut juga mensupport non-relational database, tetapi tetap lebih sering digunakan untuk manajemen database yang saling berkaitan.
Selanjutnya, kita akan membahas tentang NoSQL
NoSQL adalah istilah yang dikenal dalam teknologi komputasi yang mengacu pada banyak kelas dari sistem manajemen basis data yang diidentifikasikan dengan tidak mematuhi aturan pada sistem manajemen basis data relasional yang banyak digunakan.
Alih-alih menyimpan data dalam kolom dan baris, NoSQL menyimpan setiap data dengan sebuah kunci unik yang dimiliki masing-masing data. Selain itu, NoSQL tidak membutuhkan bagan terstruktur yang menjelaskan setiap tabel dan kolom-kolom yang berkaitan.
Dilihat dari cara penyimpanannya, NoSQL dibagi menjadi empat tipe, yaitu:
1. Key-value based (berdasarkan kunci)
Kunci-nilai menggunakan array assosiatif sebagai model data fundamental mereka
2. Document based
Salah satu karakteristik dari Document based database adalah disamping kunci pencarian yang dilakukan oleh sebuah toko kunci-nilai, database menawarkan API atau query bahasa yang mengambil dokumen berdasarkan isinya.
3. Column based (disimpan dalam kolom)
4. Graph based
Jenis database yang dirancang untuk data yang berhubungan yang diwakili sebagai grafik.
NoSQL juga mengelompokkan database NoSQL dalam beberapa kategori, yaitu:
1. Wide column store
2. Document store
3. Key-value/tuple
4. Graph database
5. Multimodel database
6. Object database
7. Grid & Cloud database
8. Solutions XML database
9. Multidimensional database
10. Multidivalue database
11. Event sourcing
12. Time series database
Dikarenakan skalabilitas dan fleksibilitas dari NoSQL, mulai banyak perusahaan dan organisasi yang berfokus pada cloud computing yang menggunakan database NoSQL untuk menyimpan data pengguna mereka.
Itu saja sedikit artikel tentang RDBMS dan NoSQL dari saya, bila ada kesalahan dalam pengetikan saya mohon maaf
Wassalamualaikum wr.wb
Referensi
https://techterms.com/definition/rdbms
https://www.proweb.co.id/articles/web_application/rdbms.html
https://techterms.com/definition/nosql
https://irfandudin.blog.uns.ac.id/2015/12/19/nosql-database/